My wife birthday Tuesday, January 29, 2008
Posted by piyut in Tulisan.add a comment
Tanggal 26 Januari kemarin istriku genap berumur 26 tahun. Agak telat sih aku nulis ini di blogku, soalnya baru sempet sekarang (gaya sok sibuk
). Kejutan buat istri tersayang? otomatis…..sudah terpikir jauh hari sebelumnya. H-1 aku paksain pergi ke ambas buat beli kado kejutan. Cincin! ya…itu lah sesuatu yang ada dibenakku. Aku akan kasih dia kado cincin. Sekitar jam 3 sore aku langsung menuju ambas naik taksi, sendirian! Biasanya aku pergi ma temen. Nyampe ambas aku langsung ke toko perhiasan, di Mall ambas aku masih belum menemukan yang sreg. Aku langsung ke ITC Kuningan, akhirnya ketemu juga. Cincin yang aku taksir harganya lumayan mahal coz ada satu mata berlian di tengahnya. Berlian diapit oleh kedua ujung cincin emas putih. Ya…akhirnya aku putusin beli cincinnya, berharap istriku suka cincin yang aku belikan.
Pulang kantor habis maghrib. Rencana mau beli kue ultah di dapur cokelat menteng, tapi setelah mikir2, karena aku naik motor, aku batalin beli kue, takut rusak . Kebetulan, ibu mertua dan adik ipar lagi main di jakarta, malam harinya sekitar jam 9, aku ajak adik ipar jalan2 ke deket2 komplek, di jalan aku beli cake di buana bakery daerah pondok kelapa. Tepat jam 12 malam, kejutan pun dimulai. Istriku lagi ngelonin firda, aku ma adikku masuk sambil membawa kue ultah dan menyanyikan lagu “happy birthday”. Istriku terkejut, firda pun ikut bangun coz rame dan liat lilin. Sambil gendong firda, istriku tiup lilinnya. Happy birthday my love! ! Kejutan pun ditambah lagi dengan cincin yang aku kasih ke dia. hehehe..semua ini aku lakukan untuk mu sayang. Semoga, kamu menjadi istri dan ibu yang baik. Amin!
My child first crawling Tuesday, January 29, 2008
Posted by piyut in Tulisan.2 comments
Alhamdulillah, anakku sudah bisa merangkak. It’s very funny when saw her in first crawling. Lucu banget kalau lihat pertamanya firda belajar merangkak. Sebelumnya, firda cuman bisa mundur, dengan usaha kerasnya, alhamdulillah sekarang sudah bisa merangkak maju. Awalnya, firda cuma bisa angkat satu lutut maju ke depan kemudian jatuh, masih belum bisa angkat tangannya. Kasihan kalau lihat, waktu jatuh, dadanya duluan yang nyentuh lantai..pppeeee…usaha kerasnya berhasil. Firda sudah bisa merangkak maju dengan lancar meskipun belum bisa lama. Waktu ke ambasador, aku beliin firda decker sebagai penutup lututnya biar waktu merangkak lututnya gak sakit dan licin. Dengan decker, firda bisa merangkak lebih enak dan cepat. Papa sayang banget sama kamu firda!
Long Weekend di Bandung Monday, January 21, 2008
Posted by piyut in Tulisan.add a comment
Rabu sore, bos meminta aku pergi ke bandung untuk acara kick-off meeting project baru dari IT Datacomm (17-18 Januari 2008), aplikasi sentinel. Awalnya males banget pergi ke bandung, kasihan anak ma istri dirumah gak ada yang nemenin. Tapi karena gak ada orang, berangkat juga aku ke bandung. Rencana awal sendirian dan berangkat dari kantor bareng ma temen, kamis pagi jam 10.00 wib. Kebetulan, malamnya aku ada kerjaan sampai pagi, nyampe rumah sekitar jam 01:00 WIB. Anak ma istri pastinya sudah tidur jam segitu. Paginya istri bilang mau ikut tapi aku tolak karena males. Tapi karena istri bersikukuh mau ke bandung, yo wes, akhirnya berangkat deh kami bertiga ke bandung naik bus primajasa. Berangkat dari rumah sekitar jam setengan 9 pagi, naik taksi ke pool primajasa di cililitan. Bus berangkat sekitar jam setengah 10, Alhamdulillah, Firda dijalan tidak rewel dan sempet bercanda sama mama papanya sebelum bobo. Nyampe bandung jam setengah 12, turun di terminal leuwi panjang. Istri ma anak langsung ke rumah kakak di lanud sulaiman kopo dengan naik taksi sedangkan aku langsung menuju ke tempat meeting di Aston Hotel & Residence dengan naik angkot. Karena gak tau daerah bandung, aku bertanya dulu ke sopir angkot. Akhirnya, dapat info juga kalau aku mesti ke kebon kalapa dulu terus ganti angkot yang ke arah sukajadi. Dari terminal naik angkot jurusan soreang-kalapa, angkot yang sering aku naikin kalau mau ke rumah kakakku di lanud sulaiman. Alhamdulillah, perjalanan lancar, begitu juga dengan anak istriku. Waktu masih di angkot jurusan sukajadi, ada sms dari istri memberitaukan kalau sudah sampai ke rumah kakak. Jam setengah satu, aku nyampai di Aston Hotel & Residence. Disana aku langsung ketemu sama Leon, orang GTI (Global Innovations Technology), vendornya sentinel. Kami langsung makan siang sembari menunggu kamar siap. Selesai makan, aku langsung masuk ke kamar untuk istirahat bentar dan sholar dhuhur. Jam 2 turun untuk memulai meetingnya. Temen2 kantor ternyata baru makan siang dan meeting molor sampai jam setengah 4. Rencana meeting selesai jumat siang, tapi hari itu juga bisa rampung. Yo wes, aku langsung check-out dan pulang ke rumah kakak. Akhirnya bisa long weekend lagi di bandung. Jumat gak pergi kemana-mana, stay di rumah kakak terus, sabtunya baru pergi jalan-jalan ke setiabudi, makan di warung ma’ uneh. Kenyang, langsung meluncur ke cihampelas, isti beli celana jins. Jam 6 sore baru nyampe rumah, sebelumnya mampir di warung serabi pa’is di kopo sayati. Lumayan… gara2 ada meeting dibandung, aku sekeluarga bisa pergi ke rumah kakak dan jalan2 dibandung. Minggu, 20 Januari 2008 jam 1 siang aku sekeluarga pulang ke jakarta naik bus primajasa dari terminal luwi panjang. Perjalanan lancar, sampai di rumah jam 4 sore, 3 jam perjalanan. Miz u my old sister & brother. Adikmu berharap, semoga kakak sekeluarga bisa lebih bahagia, lebih harmonis, dan diberikan kemudahan dalam memperoleh rejeki. Untuk Defa dan Rafi, jangan terlalu bandel, jangan terlalu banyak main dan jajan, belajar yang rajin dan nurut ma ayah ibu ya..semoga kalian berdua jadi anak yang pinter dan bisa membahagiakan kedua orangtuamu. Amin!!!
Ayo olahraga…!!! Wednesday, January 16, 2008
Posted by piyut in Tulisan.add a comment
Sudah banyak temen2 yang komentar kalau aku tambah bulet, gendut, dan tembem. Hehehe….berat badanku sudah 77 kg. Celana baru dipakai sekali, sudah dilemari-kan karena sudah tidak muat. Hmmm…perut tambah buncit dan pipi yang tembem. Ukuran celana naik ke 34. Aku sudah memutuskan untuk berusaha keras untuk menurunkan berat badan,maunya sih turun 7 kg biar agak langsing. Usaha dimulai dari sit-up dan push-up tiap pagi dan sore, sit-up sudah bisa sampai 25x, push-up 15x. Waktu sma dulu aku bisa push-up 50x dan sit-up 40x. Jauh ya perbedaanya…Olahraga futsal juga sudah aku mulai lagi. Main futsal rutin tiap hari senin bareng sama temen2 kantor di GOR Pertamina, Simprug. Kadang juga futsal bareng sama anak2 komplek rumah. Hari ini ada kompetisi futsal di sub-direktorat IT di kantorku, main pertama tapi kalah 3-1. No problemo, just for fun and one of my diet program. Pertandingan selanjutnya akan dilakukan 2 minggu lagi, aku yakin timku bisa menang di pertandingan selanjutnya. Ayo kita jaga kesehatan dan berat badan kita dengan olahraga yang teratur!
Aya…Cahaya…Aya…!!! Monday, January 7, 2008
Posted by piyut in Tulisan.5 comments
Gila…kenapa aku jadi suka ya sama sinetron “Cahaya” ? Cahaya tayang setiap hari di RCTI mulai jam 20:00 WIB. Sinetron ini dibintangi oleh Naysila Mirdad (Cahaya), Merriam Belina (Nyonya Elga), Ririn Dwi Arianti (Talita), Glenn Alinski (Raka), Dude Herlino (Satria),Nani Wijaya (Neneknya Raka), dll. Sinetron ini berisi cerita komedi dan percintaan. Seperti sinetron-sinetron lainnya, percintaan segitiga mewarnai sinetron ini. Di mulai dari Cahaya-Raka-Talita. Tokoh utamanya adalah Cahaya. Cahaya anak kampung yang pernah mau dijual ke tempat pelacuran oleh bapak kandungnya sendiri tetapi berhasil lolos dan ketemu dengan pak Tedy (Dwi Yan) yang akhirnya dijadikan sebagai pembantu rumahnya dan khusus sebagai teman putri kesayangannya, Talita. Cahaya anak yang lugu, polos, sederhana, agak “blo-on’, tetapi baik hati dan jujur. Kepolosan dan keluguan dia yang membuat sinetron ini menarik, ditambah dengan kekonyolan dari nyonya Elga. Mulai dari istilah-istilah yang dia keluarkan ketika menghukum Cahaya sampai dengan pakaian-pakaian yang sering dia pakai. Kata-kata yang dipakai oleh nyonya Elga inilah yang aku suka, setiap denger umpatan-umpatan dia, pasti ketawa. haha…..apalagi ditambah dengan keluguan dan kepolosan dari Cahaya.
Cerita percintaan dimulai dari Cahaya dan Raka. Sejak menjadi pembantu dirumah nyonya Elga, Cahaya berpacaran dengan Raka, tetangga sebelah. Raka adalah teman semasa kecil dari Talita dan sempat berpacaran sampai sma. Sebenarnya, Raka dan Talita masih saling mencintai tapi karena ke-egoisan masing-masing, mereka tidak pernah merasa akur. Raka sering kali medapat tamparan dari Talita padahal Raka tidak salah, hanya bermaksud untuk menolong Talita. Karena kebaikan hati Cahaya dan rasa sayangnya kepada bapaknya, Cahaya merelakan Raka untuk Talita. Ini atas permintaan dari nyonya Elga jika bapaknya mau dibebaskan dari penjara. Bapaknya Cahaya masuk penjara karena ketangkap basah mencuri sendok emas dirumah nyonya Elga. Setelah putus dari Raka, ada 2 cowok yang suka sama Cahaya, Satria dan Darwin. Satria adalah anak seorang pejabat yang kaya raya, demi mendekati Cahaya, dia menyamar menjadi tukang ojek. Darwin adalah teman kampusnya Raka. Kedua cowok ini bersaing demi mendapatkan hati Cahaya, tetapi, hati Cahaya hanya untuk Raka. Cerita cinta Talita juga diwarnai oleh cowok lain, Sakti. Sakti adalah bekas pegawainya bapaknya Talita. Dia dulu adalah seorang kuli bangunan di proyeknya pak Tedy, tapi karena keuletan dan kerjakerasnya, dia berhasil menjadi seorang pengusaha dan menjadi saingan dari perusahaan pak Tedy yang akhirnya, perusahaan pak Tedy bangkrut karena kalah bersaing dengan perusahaannya. Perusahaan pak Tedy sering kalah tender dengan perusahaannya. Kesempatan inilah yang dipakai oleh Sakti untuk mendapatkan Talita, dia menawarkan bantuan ke perusahaan pak Tedy tapi dengan syarat, dia mendapatkan Talita.
Btw, istriku juga suka ma sinetron ini. Akhir-akhir ini, mau nonton Cahaya susah, channel RCTI di TV-ku gak bagus, padahal TV baru nih… ![]()
Banjir Thursday, January 3, 2008
Posted by piyut in Tulisan.2 comments
Banjir kok jadi kebiasaan. Awal tahun 2007, tepatnya bulan februari, banjir melanda hampir seluruh kota jakarta, banjir terbesar selelah banjir di tahun 2002. Rumahku yang ada di komplek IKIP Duren Sawit, gak luput dari banjir, padahal belum genap setahun aku nempatin rumah itu. Air masuk rumah sampai anak tangga kedua. Dalam hati merasa kecewa karena rumah yang barusan aku beli (masih KPR sampai sekarang :D) kena banjir yang notabene, komplek rumahku belum pernah kena banjir menurut informasi dari tetangga yang sudah lama tinggal di komplek IKIP.
Akhir tahun 2007, Muara Baru Jakarta Utara sudah diterjang banjir akibat gelombang pasang air laut, ribuan rumah tergenang air. Di awal tahun 2008, banjir sudah mulai menimpa Jakarta. Kampung Pulo di kampung melayu, daerah langganan banjir sudah digenangi air setinggi 1-2 meter. Kapan Jakarta terbebas dari bencana banjir???
Poto2 rumahku waktu banjir februari 2007
Usiaku sudah 28 tahun Thursday, January 3, 2008
Posted by piyut in Tulisan.1 comment so far